LSM Jaman Tuding Kadis Perhubungan Terlibat Proyek Bandara Pohuwato, Mahmudin : Jangan asal ‘ngomong’

POHUWATO, ATENSI.CO – Berdasarkan pemberitaan di salah satu media online, oknum Kadis Perhubungan Kabupaten Pohuwato, Yunus Muhamad disinyalir terlibat dalam pembangunan bandara yang berada di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

Menanggapi hal itu, salah satu aktivis Pohuwato, Mahmudin Mahmud angkat bicara persoalan isu yang menerpa Kadis Perhubungan mengenai jalannya pembangunan bandara itu sendiri.

Mahmudin menjelaskan, apa yang dilontarkan salah satu ketua LSM Jaman Provinsi Gorontalo, Frenkymax di salah satu media online, menurut Mahmudin itu adalah omong kosong tanpa dibuktikan dengan data yang akurat mengenai tudingannya kepada kepala dinas perhubungan Pohuwato.

“Disisi lain saya sebagai Aktivis Pohuwato setau saya dia (Kadis Perhubungan) tidak terlibat dalam pembangunan itu. Kalau kadis ini terlibat, coba jelaskan dia terlibat dimana? Sebagai apa ? Dan keuntungan apa yang dia dapat ? Serta apakah itu merupakan pelanggaran ?,” tanya Mahmudin, Selasa 3 Januari 2023.

Mahmudin menambahkan, hingga kini Kabupaten Pohuwato mempunyai banyak LSM maupun aktivis, namun anehnya, tidak ada satupun aktivis maupun LSM menyentil persoalan kadis yang terlibat dalam proyek bandara tersebut.

“Ada banyak aktivis dan LSM yang ada di Pohuwato, tetapi tidak ada satupun yang berbicara soal itu, saya bukan membedakan aktifis yah, karena aktivis berhak mengawasi jalanya pembangunan yang ada di Provinsi Gorontalo. Cuman anehnya, kami yang ada di Pohuwato saja tidak berani melakukan tuduhan seperti itu,” beber Mahmudin.

Hanya saja lanjut Mahmudin, ada aktivis yang bukan asli Pohuwato dengan lantang mengkritisi pembangunan bandara yang katanya kadis perhubungan terlibat tanpa menguraikan bukti serta fakta di lapangan.

“Seandainya bandara itu bermasalah, tidak perlu jauh-jauh orang yang mengkritisi, kok kami ada disini juga turut mengawasi jalannya pembangunan itu, kalau memang kadis terlibat, yah harus dilaporkan ke aparat penegak hukum, akan tetapi harus berlandaskan bukti serta data dilapangan. Jangan sampai apa yang disampaikan akan seperti tong kosong berbunyi nyaring,” tegas Mahmudin.

Bahkan, Mahmudin dengan lugas mendesak kepada pemerintah daerah Pohuwato untuk melaporkan salah satu oknum ketua LSM tersebut kepada pihak berwajib, jangan sampai apa yang disampaikan membuat kegaduhan daerah dan akan berdampak pada pembangunan bandara itu sendiri.

“Saya mendesak pemerintah daerah, kiranya melaporkan ketua LSM tersebut, jika apa yang disampaikannya tidak terbukti. Sekali lagi, jika menurutnya ada dugaan oknum kadis yang bermain di proyek tersebut, harus segera membuat laporan, jangan hanya berani beropini di media dan membuat resah masyarakat Pohuwato,” tandasnya.

Terpisah, pada Senin 2 Januari 2023 kemarin, saat sejumlah wartawan melakukan klarifikasi kepada kadis perhubungan, Yunus Muhammad dengan singkat mengatakan, untuk mencari kebenaran dipersilahkan untuk menghubungi pihak terkait.

“Kalau terkait pemberitaan mengenai bandara saya sarankan untuk mencari kebenarannya kalau bisa hubungi teknik dan pengawas bandara karena anggaran untuk pembangunan bandara adalah dana SBSN,” jawab Yunus dengan singkat Via WA.**

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *