Siswa SD Luka-luka Gara-gara Digigit Anjing, Pihak Sekolah Diminta Bertanggungjawab

ATENSI.CO, POHUWATO- Pengawasan terhadap anak didik saat di lingkungan sekitar sekolah harus tetap dilakukan oleh guru maupun orang tua. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi kepada siswa.

Sehingga peristiwa seperti yang terjadi di Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato bisa terhindarkan. Dimana karena diduga lalai dalam pengawasan, salah seorang siswa sekolah dasar menjadi korban gigitan anjing saat sedang waktu istirahat, Kamis (16/09/2021).

Berdasarkan keterangan orang tua siswa,
Diana Abdulah, anaknya pergi ke sekolah seperti biasanya. Namun, tidak disangka anak tersebut langsung diterkam Anjing saat jam istirahat,” ungkap Diana.

Diana cukup kesal, karena pihak sekolah seakan tidak peduli dengan anaknya yang digigit anjing.

“Yang bikin saya kesal mereka (red-guru) terkesan tidak peduli kepada anak saya,” ujarnya.

Lanjut Diana, untung saja anaknya bisa mengusir anjing tersebut. Kemudian langsung pergi ke neneknya sambil menangis dengan luka gigitan di tangan, perut bagian belakang dan kaki.

“Saya bersyukur, anak saya berhasil selamat meskipun dengan banyak luka gigitan dan langsung dibawa ke Puskesmas terdekat,” ucapnya.

Sayangnya, tak seorang pun guru di sekolah tersebut yang ikut bersama membawa korban ke Puskesmas.

“Ada seorang guru yang hanya bertanya ke siswa jika melihat kejadian tersebut kepada siswa yang lain kemudian tidak ada tindakan apapun,” kata Diana.

Saat ini, korban masih dalam perawatan karena mengalami sakit panas tinggi, karena akibat gigitan Anjing.

Hingga berita ini diturunkan belum ada penjelasan resmi dari pihak sekolah. (fdl/ddj)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *